Selasa, 21 Agustus 2012

Long Hisrory From Pudding


Menurut sejarawan makanan, sekitar abad 17, puding sudah mulai dikenal di Inggris. Dengan konsep awal awal yang berasa manis dan gurih dan ditaruh pada kantong – kantong khusus. Kenapa begitu? Karena saat itu puding dibuat dengan bahan dasar daging dan dibentuk seperti sosis. Sehingga diperolehlah kata puding yang berasal dari bahasa Perancis, boudin yang artinya sosis darah dan bahasa Latin, botellus yang artinya sosis kecil.

Baru pada sekitar abad 19, puding dimodifikasi oleh orang Inggris. Pudingnya dikukus dan hampir menyerupai kue. Salah satu contohnya adalah plum puding, merupakan puding yang biasanya disajikan pada saat merayakan Natal. Yang akhirnya hingga sekarang masih dibuat oleh masyarakat Inggris untuk menyambut Natal.

 

Sedangkan puding zaman sekarang yang kita kenal dengan bentuknya yang lembut dan enak, merupakan penemuan dari orang Amerika abad 19. Mereka menyebutnya dengan nama custard. Nah puding Amerika ini terbuat dari bahan – bahan yang hampir serupa dengan pembuatan puding zaman sekarang (telur, tepung maizena, dan bubuk agar). Dari resep orang Amerika ini, lalu tersebarlah hingga di Asia dan mendapat modifikasi lagi.

Jadi puding sudah lama dikenal dan bermacam – macam bahan dasarnya pada awalnya hingga menjadi puding saat ini.

Muffinotes



Sebetulnya kamu sudah paham belum mengenai sejarah muffin itu sendiri dan kenapa saat ini muffin begitu populer sebagai turunannya roti? Let's see it.

Muffin berasal dari kata moufflet, sebuah kata perancis kuno yang dinamakan untuk roti, moufflet ini berarti lembut, ini dikarenakan tekstur muffin yang lebih lembut daripada roti pada umumnya

Kata muffin sendiri diperkenalkan di awal abad ke 18 dan resep muffin mulai dikenal di pertengahan abad ke 18. sebenarnya selalu ada kebingungan antara muffin dan crumpets (kue tanpa pemanis) baik di resepnya maupun namanya. Muffin biasanya berarti salah satu produk turunan dari roti dan berbeda dari crumpest yang lebih ke arah pancake
.
Muffin mulai populer selama abad ke19 ketika muffin mulai dihidangkan pada saat waktu minum teh. Muffin di Inggris biasa dibuat dari adonan ragi. Muffin biasanya dinikmati di musim dingin bersama dengan secangkir teh panas, muffin juga biasanya dilengkapi dengan mentega dan dimakan dengan selai. Di era victoria, muffin dijajakan oleh penjual kue di jalanan diatas baki makanan dan mereka meletakkannya diatas kepala mereka, mereka juga biasa membunyikan bel di tangan untuk memanggil calon pelanggan mereka.

Sementara itu di Amerika Utara, muffin sangatlah berbeda, bahan dasarnya adalah baking powder dan muffin biasanya dibuat di deep patty (muffin) tins. Bahkan apabila tepung terigu tak ada, cornmeal dan bran (dedak atau sekam) bisa menjadi pengganti. Berbeda dengan Amerika yang menyajika muffin untuk sarapan atau sebagai bagian dari makan malam, di Inggris yang terkenal dengan tradisi afternoon tehnya menyajikan muffin untuk teman minum teh. Bahkan muffin di Inggris dikenal dengan nama “tea cakes”. Di Inggris nama muffin sendiri belum diketahui asal usulnya namun ada kemungkinan berasal dari kata low german muffe yang berarti kue. Kata tersebut dipublikasikan di Inggris di tahun 1703 dan Hannah Glasse di tahun 1747 menuliskan resep muffin di buku resepnya.

Praline : Si Manis Dari Belgia

 
Cokelat, cemilan asing ini tentu sudah tidak asing bagi kalian. Hanya saja kali ini bukan tentang cokelat, tetapi salah satu hasil olahannya yang sangat terkenal, yaitu praline. 

Perdagangan coklat exclusif yang laris berpusat di Belgia dan ditangani oleh Perusahaan Belgia. Produk coklat yang utama dalam perdagangan tersebut dan menjadi ciri khas Belgia adalah coklat praline: sebuah coklat kecil bermacam – macam bentuk yang berisi  variasi adonan lunak di dalamnya. 

Seorang Duke Plessis – Praslin, seorang duta besar yang mengabdi pada Luis XIII  adalah orang yang pertama kali mengenalkan istilah praline. Beliau memiliki ide untuk menciptakan adonan yang berbeda dari Bordelais (Provinsi Bordeaux di Perancis). Pada saat berdiskusi dengan kokinya, ide itu muncul untuk melapisi kacang almond dengan gula. Mulai dari saat itu ide adonan praline muncul dan dia memberikan namanya sendiri kepada adonan tersebut.

Pralin dari Belgia dibuat pertama kali pada tahun 1912. Jean Neuhaus menemukan bahwa lapisan luar coklat dapat diisi dengan krim atau selai kacang. Pada intinya, beliau menemukan coklat cita rasa asli Belgia: Coklat
Pralin.
21
Pralin dari Belgia di desain unik dan elegan. Kemasan yang sesuai dan aman berfungsi untuk mencegahnya dari kerusakan. Pada tahun 1920 Neuhaus menemukan solusi yang berkaitan dengan pengemasan yaitu dengan menggunakan Ballotin yang berbentuk box persegi panjang yang kemudian banyak digunakan untuk mengemas coklat Belgia. Sebelum menggunakan Ballotin, pralin dari Belgia dibungkus dengan menggunakan pembungkus kertas berbentuk kerucut.

Coklat Pralin dari Belgia adalah sebuah produk yang terkenal. Berkembangnya industrialisasi menyebabkan pralin dari Belgia dapat di produksi dengan harga yang tidak terlalu mahal yang dapat dinikmati oleh berbagai kalangan.

Just Cheesecake

Cheesecake pertama kali dibuat oleh bangsa Yunani kuno. Pada masa itu, cheesecake adalah hidangan bagi para atlet di Olimpiade yang pertama kali digelar di Yunani. Cheesecake pada masa itu dibuat dengan campuran susu kambing atau domba. Dalam perkembangannya, resep cheesecake ini dibawa oleh bangsa Romawi yang menjajah Yunani, lalu menyebarkan ke Inggris saat penjajahan. Cheesecake juga mulai dikenal di Amerika Serikat dari para imigran Yahudi dari Eropa Selatan dan Timur.

Pada masa tersebut cheesecake tidak hanya digunakan untuk hidangan saji atlet Yunani saja, namun cheesecake juga digunakan sebagai kue pengantin bangsa Yunani karena proses pembuatannya yang mudah dan hasilnya yang enak. Adalah Athenaeus, seorang penulis yang diketahui menulis resep cheesecake paling tua yang ditemukan yaitu 230 A.D. Sebenarnya resep cheesecake sendiri dikalangan Yunani diperkirakan sudah ada sejak 2000 tahun sebelumnya (wow!) tapi, ya itu tadi, hanya resep Athenaeus-lah yang diketemukan yang paling tua.

Setelah Romawi menguasai Yunani, resep cheesecake ini akhirnya diketahui pula oleh orang Romawi. Mereka menyebutnya ‘libum’. Libum ini oleh orang Romawi sering juga digunakan sebagai sesajen untuk dewa-dewa mereka.

Perluasan wilayah kekuasaan Romawi mengakibatkan meluas pula resep tentang cheesecake. Cheesecake dibawa ke dataran Inggris dan Eropa Barat dan terus meluas ke daerah Skandinavia dan daerah Barat Laut Eropa. Persebaran cheesecake itu diiringi perubahan terhadap resep cheesecake yang asli, dimana masyarakat di tempat tertentu bereksperimen menambahkan bahan-bahan yang terdapat di daerah mereka. Pada eksperimen tersebut penggunaan ragi dihilangkan dan diganti dengan telur dan susu.

Saat bangsa Eropa bermigrasi ke Amerika dan menjadi bangsa Amerika, resep cheesecake ini ikut pula terbawa ke benua baru tersebut dan di benua ini pula cream cheese ditemukan  dan cheesecake mencapai puncak kejayaannya sehingga kita bisa melihat cheesecake yang sekarang.
 
Gorgeous Beaches of Goa